Bupati Abua Lantik 8 KPN dan 6 Penjabat

MASOHI,MalukuKabarDaerah.com, – Bupati Kabupaten Maluku Tengah Tuasikal Abua melantik Delapan orang Kepala Pemerintah Negeri (KPN) dan Enam orang Penjabat KPN di Lantai III Kantor Bupati setempat, Kota Masohi, Kamis 18 Agustus 2022.

Dalam sambutannya Tuasikal memberikan empat pesan penting kepada para KPN dan penjabat yang baru dilantik itu.

Empat pesan yang dibacakan Wakil Bupati Maluku Tengah Marlatu L. Leleury itu antara lain :

Pertama, KPN dan Penjabat diharapkan dapat mendukung Pemerintah Daerah dalam merumuskan berbagai program pembangunan dan pemberdayaan masyarakat di tingkat desa/negeri.

Enam Penjabat KPN sesaat setelah sebelum pelantikan.

Hal itu bisa tergapai dengan melakukan terobosan-terobosan yang inovatif guna mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat dan kemandirian negeri.

“Ini bisa dengan memanfaatkan Dana Desa maupun Alokasi Dana Desa yang disalurkan oleh Pemerintah Pusat dan Daerah sesuai dengan ketentuan yang berlaku agar menghindari penyalahgunaan pengelolaan Dana Desa dan Alokasi Dana Desa,”katanya.

Kedua, para KPN dan Penjabat juga harus memahami bahwa sesuai amanat Permendagri Nomor 67 Tahun 2017 mengatakan bahwa pergantian perangkat negeri sebagai unsur penyelenggara Pemerintahan Negeri harus dilaksanakan sesuai mekanisme dan aturan yang berlaku.

Hal ini demi memastikan pengangkatan dan pemberhentian perangkat negeri dilakukan secara teruji dan terukur bukan atas perasaan suka dan tidak suka kepada orang tertentu.

“Saya ingatkan kepada para Kepala Pemerintah Negeri dan seluruh Perangkat Negeri agar saudara-saudari selalu proaktif dan bijaksana dalam meminimalisir potensi konflik serta menyelesaikan setiap permasalahan yang terjadi di negeri,”jelasnya.

Ketiga, khusus untuk para Penjabat KPN, mengingatkan, masa jabatan Penjabat KPN terbatas hanya 6 (enam) bulan maka yang harus menjadi perhatian penting untuk bagaimana tugas dalam mempersiapkan pelaksanaan pemilihan KPN definitif, secara cepat dan lancar dengan arif dan bijaksana dalam mengupayakan terlaksananya proses dimaksud.

Keempat, kepada Saniri Negeri Makariki saya juga berharap peran dan tanggung jawab saudara-saudara sebagai badan legislatif di tingkat Negeri dalam upaya peningkatan kualitas penyelenggaraan pemerintahan negeri melalui tugas, fungsi dan kewenangan yang dimiliki.

“Saya sangat berharap kita semua selaku komponen masyarakat Maluku Tengah untuk selalu bekerjasama, bahu membahu, saling menghargai dan menghormati, serta memantapkan ikatan kekeluargaan sebagai orang basudara demi mewujudkan “Maluku Tengah yang lebih maju, sejahtera dan berkeadilan dalam semangat hidup orang basudara,”tandasnya.

Diketahui bahwa delapan KPN tersebut dilantik bersamaan dengan enam penjabat. Mereka masing masing ;

1. KPN Negeri Tengah-tengah Kecamatan Salahutu, Umar Tuharea.

2. KPN Negeri Adm Yainuelo Kecamatan Amahai Hasyim Tihurua.

3. KPN Negeri Hunisi Kecamatan Telutih Laban Walalohun.

4. KPN Negeri Maneoratu Kecamatan Telutih Yusuf Tamala.

5. KPN Negeri Kaloa Kecamatan Deram Utara Joseph J. B. Tamala.

6. KPN Negeri Adm Maraina Kecamatan Seram Utara Alexander Absalom Rehena.

7. KPN Negeri Ameth Kecamatan Nusalaut Wempi Dirk Parinussa.

8. KPN Negeri Ullath Kec Saparua Timur Hans Maurits Nikijuluw.

Sementara penjabat yang dilantik antara lain, Pj Mosso Kecamatan Tehoru, Rafid Walalayo.
Pj Kariuw Kecamatan Pulau Haruku Samuel J.S Radjawane.
Pj air besar Kecamatan seram utara, Jean Hendry Atuany.
Pj Titawaai Kecamatan Nusalaut Ledia Sahuburua.
Pj Haruku Kecamatan pulau Haruku, Izac Lesimanuaya.
Pj Sameth Kecamatan Pulau Haruku, Johan Mustamu.

Diinformasikan juga bahwa dalam prosesi tersebut, Bupati juga mengukuhkan Bandan Saniri Negeri Makariki, Kecamatan Amahai.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *